INFO PENTING !!!

Minggu, 10 November 2013

Info Seputar Usaha Kecil Menengah

Usaha Kecil Menengah

 Usaha Kecil Menengah

Sebenernya banyak peluang usaha yang bisa anda jalankan untuk bisa menghasilkan uang tanpa harus jauh-jauh ke kota besar, diantaranya melalui UKM. Tapi perlu juga diingat bahwa sebuah ketrampilan dan kreatifitas tetap harus mendasari terciptanya sebuah peluang usaha agar mampu bersaing secara sehat dengan pengusaha yang lain. Meskipun kita sering mendengar kata UKM, tapi banyak juga yang belum tahu “apa difinisi UKM ?”. UKM bisa di difinisikan sebagai sebuah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil. Istilah UKM biasanya mengacu kepada suatu jenis usaha kecil yang memiliki jumlah kekayaan bersih maksimal 200 jt rupiah, itu tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha dan memiliki hasil penjualan maksimal 1 milyar rupiah per tahunnya serta pada umumnya dimiliki oleh perseorangan atau kelompok termasuk koperasi.

Di Indonesia, keberadaan UKM atau usaha kecil menengah merupakan tulang punggung perekonomian suatu negara. Keberadaan UKM memiliki peran yang sangat penting bagi ekonomi Indonesia karena turut membantu pemerintah dalam menyediakan atau menciptakan suatu lapangan pekerjaan serta turut menyumbang 60% dari PDB (Produk Domestik Bruto). PDB sendiri dapat di difinisikan sebagai nilai pasar semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara dalam periode atau jangka waktu tertentu. UKM memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan usaha yang berkapasitas lebih besar. Membangun sistem promosi pemasaran dan merawat jaringan pasar yang sudah ada merupakan diantara beberapa aspek yang perlu dilakukan agar usaha kecil menengah bisa berkembang.
 

Usaha Kecil Menengah


Masalah permodalan, sumber daya manusia dan kualitas produk atau layanan adalah permasalahan yang sering dihadapi oleh para pelaku UKM. Hal ini harus menjadi perhatian bagi pemerintah atau instasi terkait untuk mencarikan solusinya. Karena hal tersebut benar-benar sangat penting mengingat persaingan di dunia usaha yang sudah sangat ketat. 

Berdasarkan data statistik UKM tahun 2004 – 2005, beberapa sektor ekonomi UKM yang memiliki proporsi unit usaha terbesar adalah :

1.  Sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan.
2.  Sektor perdagangan, hotel dan restaurant
3.  Sektor pengangkutan dan komunikasi
4.  Sektor pengolahan
5.  Sektor jasa

Sedangkan beberapa sektor ekonomi UKM yang memiliki proporsi unit usaha terkecil berdasarkan data statistik UKM 2004 – 2005 adalah :

1.  Sektor pertambangan dan penggalian
2.  Sektor Keuangan, persewaan dan jasa perusahaan
3.  Sektor listrik, gas dan air bersih
4.  Sektor bangunan

Itulah sekilas info penjelasan tentang seputar UKM, semoga penjelasan yang sederhana tersebut dapat bermanfaat bagi anda yang ingin memulai suatu usaha. Perbanyaklah belajar tentang hal apapun yang berkaitan dengan tujuan anda agar anda bisa sukses dalam usaha kecil menengah yang digeluti. Sedikit saran dari saya, janganlah hanya sekedar jadi pemimpi tapi segeralah melakukan action agar mimpi anda menjadi seorang pengusaha sukses bisa terwujud. Semoga sukses.


Terima kasih sudah mengunjungi website ini dan sudah membaca artikel…Usaha Kecil Menengah  

Jumat, 01 November 2013

Usaha Spa Bayi & Anak – Contoh Usaha Kecil Menengah

Contoh Usaha Kecil Menengah

Contoh Usaha Kecil Menengah

Siapa bilang perawatan Spa hanya milik orang dewasa saja ? saat ini sekarang bayi pun sudah layak mendapat pelayanan dari para terapis Spa. Tak Cuma orang dewasa saja yang bisa merasakan nikmatnya perawatan Spa. Kini, bayi dan anak- anak juga bisa merasakan nikmatnya dipijat dan berendam lewat Spa. Umumnya perawatan Spa untuk bayi dan anak- anak terdiri atas pijat (massage), berenang dan berendam. Selain itu ada juga perawatan tambahan seperti senam atau potong rambut dengan berbagai model untuk anak. Permintaan pun semakin tinggi sehingga usaha Spa bayi dan anak- anak semakin menggeliat. Usaha ini bisa dikategorikan salah satu contoh usaha kecil menengah. Meskipun modal yang dibutuhkan tidak sedikit, namun dengan menentukan segmentasi pasar yang tepat membuat uaha ini akan cepat balik modal. Usaha Spa termasuk jenis usaha baru di Indonesia. Usaha kecil menengah ini mulai bergeliat beberapa tahun terakhir terutama di kota- kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Medan dan Bali.

Contoh Usaha Kecil Menengah


Usaha kecil Spa bayi dan anak ini mulai tumbuh subur, setelah meningkatnya kesadaran orang tua akan pentingnya bagi sang buah hati melakukan pijatan. Tak Cuma menyenangkan, Spa untuk bayi dan anak juga baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang bayi atau anak tersebut. Si bayi tidak hanya memiliki tingkat imunitas yang kuat untuk melawan penyakit tapi juga bisa membuatnya terbebas dari masalah pencernakan.

Dengan melihat kebutuhan yang semakin tinggi, bisa dikatakan bahwa usaha Spa bayi dan anak ini termasuk salah satu contoh usaha kecil yang sangat prospektif. Apalagi tingkat persaingannya belum terlalu ketat, karena belum banyak pelaku usaha yang terjun di jenis usaha kecil seperti ini. Dengan keunggulan- keunggulan yang dihadirkan membuat usaha kecil ini semakin banyak dilirik orang. Namun harus diakui bahwa menekuni usaha kecil Spa bayi dan anak memang membutuhkan modal yang lumayan besar, sekitar antara Rp 100 juta sampai Rp 250 jutaan. Dari jumlah tersebut, biaya terbesar digunakan untuk sewa tempat dan renovasi tempat (eksterior maupun interior). Tempat yang luas dengan fasilitas tempat bermain merupakan syarat mutlak dalam membangun usaha kecil menengah di bidang ini. Namun semua ini setimpal dengan penghasilan yang akan diperoleh. Karena rata- rata keuntungan yang didapat antara 50% sampai 80%. Dengan keuntungan yang menggiurkan, bisa dipastikan usaha ini bisa balik modal antara 6 sampai 8 bulan. Hal ini karena segmentasi pasarnya adalah kelas menengah atas. Umumnya kalangan ini tidak terlalu memperhatikan berapa nominal yang dikeluarkan, tapi mereka lebih concern pada hasil yang diperoleh, karena itu pasar ini bagus sekali untuk digarap.

Walaupun usaha ini belum menjamur, tetapi tetep diperlukan strategi pemasaran yang bagus agar bisa memenangkan pasar. Menurut Yadi Budhi Setiawan, pengamat marketing dari Force One, bahwa banyak strategi pemasaran yang bisa dilakukan, antara lain dengan marketing mix atau dikenal juga dengan 4 P’s of Marketing. Yaitu merupaka kombinasi antara Product (kualitas produk), Price (penawaran harga yang menarik), Place (distribusi/ lokasi usaha yang strategis) dan yang terakhir Promotion (promosi dan pemasaran yang gencar). Dengan produk yang bagus dan harga yang bersaing, lokasi usaha yang strategis dipadu dengan kegiatan pemasaran yang baik seperti iklan di radio dalam bentuk dialog interaktif, voucher diskon dan iklan di beberapa media cetak maka anda akan mampu memenangkan pasar.

Artikel terkait :

Terima kasih sudah mengunjungi websit ini dan sudah membaca artikel…Contoh Usaha Kecil Menengah